Barcelona Menghadapi Tantangan Bertambah Berat dengan Bergabungnya Kylian Mbappe ke Real Madrid

midtoad.org – Dengan bergabungnya Kylian Mbappe ke Real Madrid, Barcelona dihadapkan pada tantangan yang semakin berat dalam persaingan di liga Spanyol musim depan. Mbappe telah resmi menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Madrid, setelah kontraknya dengan Paris Saint-Germain berakhir. Gaji bersih yang akan diterima oleh Mbappe adalah sebesar 15 juta euro per tahun, ditambah dengan bonus penandatanganan senilai 150 juta euro.

Mbappe, yang dikenal sebagai salah satu striker terkemuka dunia, telah mencatat lebih dari 250 gol selama tujuh musim bersama PSG, dengan minimal 39 gol dalam empat musim terakhir. Keberhasilannya ini diprediksi akan semakin memperkuat posisi Real Madrid, tidak hanya di kancah Spanyal tetapi juga di Eropa.

Sementara itu, Jules Kounde, pemain bertahan Barcelona yang juga berasal dari Prancis, akan menjadi salah satu pemain kunci dalam menghadapi Mbappe ketika Barcelona bertemu dengan Madrid. Kounde menekankan pentingnya strategi pertahanan kolektif dalam menghadapi pemain sekaliber Mbappe.

“Dalam sepak bola, saya antusias untuk berpartisipasi dalam pertandingan besar dan berhadapan dengan pemain-pemain terbaik, dan Kylian adalah salah satu yang terbaik,” ujar Kounde dalam wawancara dengan Le Parisian. “Namun, untuk menghentikan pemain sekelas Mbappe, diperlukan usaha yang kolektif. Meski bertanggung jawab pada zona pertahanan, keberhasilan dalam menghadangnya tergantung pada kerjasama tim,” lanjutnya.

Perayaan Penuh Gaya Ancelotti: Parade Kemenangan Real Madrid dengan Sentuhan Berkelas

midtoad.org – Real Madrid telah menutupkan gelar juara Liga Spanyol 2023/2024 dengan selisih poin yang signifikan di atas lawan-lawannya. Pelatih tim, Carlo Ancelotti, telah memulai rancangan perayaan juara dengan gaya yang istimewa.

Ancelotti berencana untuk menikmati momen juara dengan mengisap cerutu dan memakai kacamata berdesain saat berada di dalam bus parade. Ide ini bukanlah hal baru, karena Ancelotti pernah melakukan hal serupa dua tahun silam, dan foto-fotonya menjadi viral di kalangan penggemar.

Awalnya, penyerahan trofi juara direncanakan untuk dilakukan saat Real Madrid bertandang ke markas Granada. Namun, Los Merengues menolak tawaran tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada lawan yang sedang menghadapi ancaman degradasi. Oleh karena itu, Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memutuskan untuk menyelenggarakan seremoni penyerahan trofi di pusat latihan Madrid, Valdebabas, pada hari Minggu (12/5).

Setelah acara di Valdebabas, Real Madrid akan melaksanakan pawai trofi menuju pusat kota Madrid, dan perayaan akan mencapai puncaknya di Plaza de Cibeles, lokasi yang tradisional bagi Los Merengues untuk memperlihatkan gelar juara kepada para pendukungnya.

Ancelotti telah menyatakan bahwa perayaan akan memiliki nuansa yang hampir sama dengan dua tahun yang lalu, dengan cerutu dan kacamata hitam sebagai unsur penting dalam gaya perayaannya. “Kurang lebih [seperti dua tahun lalu], dengan cerutu dan kacamata hitam,” ujar Ancelotti setelah laga Granada vs Real Madrid yang berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk El Real.